Waktu Produktif

*sebenarnya tulisan ini saya buat tanggal 18 Maret 2012. tapi ga apa terlambat dipost daripada ga sama sekali. 🙂


Kita tidak akan maksimal melakukan sesuatu jika kita tidak mencintai apa yang kita lakukan.

Jadi begini kawan. Dalam beberapa waktu terakhir ini, sembari menunggu jadwal sidang skripsi keluar saya banyak menghabiskan waktu di organisasi Keluarga Remaja Islam Salman (KARISMA) ITB. Sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang pembinaan keislaman untuk remaja. Sudah 2 tahun saya tergabung di KARISMA. Tidak terasa.

Seperti biasa tiap akhir pekan, saya merapat ke sekretariat KARISMA di kompleks gedung kayu Masjid Salman ITB. Sabtu selepas dhuhur saya berangkat dengan agenda rapat koordinasi dengan unit Salman lainnya terkait rencana proyek event yang akan dikerjakan bersama. Kemudian menjelang jam 2 siang rakor sudah selesai. Dan dilema itupun dimulai. Bapak Dahlan Iskan kebetulan sedang mengisi acara di aula barat ITB, dengan topik yang cukup menarik bagi saya, tentang BUMN yang siap menjadi pemain internasional. Maklum, salah satu obsesi saya adalah masuk ke BUMN dan memperbaiki kinerjanya. Obsesi yang cukup muluk-muluk mungkin. Hehe. Namun sayangnya saya sudah ada janji untuk mengisi materi sekolah mentor di SMA Alfa Centauri. Mungkin belum rejekinya kali yaa ..

Ketika selesai dari Alfa Centauri dan kembali ke parkiran masjid salman, saya melihat sosok yang saya kenal, Aji Imam Muflih, bos saya di KARISMA. Saya datangi dan kemudian menyapanya. Ternyata dia sudah mau pulang dan ada agenda lain dengan teman-temannya di asrama Turki. Sebelum berpisah, saya sempatkan untuk tanya, “Aji, besok agenda ente apa aja?” “hm. Besok full banget dil, ada kegiatan KARISMA dari pagi sampe sore.” “Bukan ji, maksudnya agenda pribadi ente?”, “Oh, ya itu, karena agenda KARISMA ya jadi agenda pribadi saya” wah, hebat pikirku, jadi begini ceritanya jika menjadi orang nomor satu di organisasi. Sibuk. Dan kami kemudian pun berpisah.

Berlelah lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang ..

Esok paginya, hari ahad jam 7.20 saya berangkat dari kontrakan menuju Salman. Jadi setiap ahad pagi ada puluhan adik remaja yang datang untuk mentoring dan lanjut mengikuti kegiatan dari salah satu divisi di KARISMA yang bernama Lingkar Sahabat. Dengan beralaskan rumput hijau (eh pake tikar sih) dan beratapkan langit biru, mereka duduk melingkar, mulai mengaji dan sharing seputar ilmu agama. Jobdesk saya adalah memastikan bahwa jumlah mentor sesuai dengan kelompok adik yang ada. Nah pagi ini kebetulan kurang seorang mentor untuk adik smp ikhwan, dengan bersemangat langsung saja saya tawarkan diri untuk jadi mentor penggantinya. Saya teringat akan sabda nabi Muhammad “Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah”. Dan ketika melihat adik mentornya, ilham, amri dan adit ga tau kenapa seolah ada tiga unta merah di hadapan saya. hehe.

Jam 9 mentoring selesai. Saya kemudian diminta oleh seorang pembina KARISMA untuk pergi ke GAZIBU, bantu jualan baju yang hasilnya digunakan untuk mendanai kegiatan Islamic Student Fair yang akan dilaksanakan bulan mei. Untuk info yang lebih jelas saya telpon. Dalam salah satu percakapan

emang saya harus ke sana ya?” “iya, kita cuma bertiga disini butuh orang lagi, nah wajahmu kan menjual tuh, bisalah buat bantu nawarin ke ibu-ibu” “haha. seenaknya aja kalo ngomong” “emang ada siapa aja disana?” “ saya (yuli), azmi, sama aji”. “Oh ada aji, oke saya nyusul?

Akhirnya saya berjalan dari salman ke tempat jualan, yang ternyata di depan monumen perjuangan bandung. Sekitar sepuluh menit kemudian saya tiba di lokasi. Kesan pertama yang saya liat di lapak yang sudah dibuat adalah kaget. Dimana tidak, boss saya, yang biasanya tampil elegan, kini menjelma menjadi sosok abang-abang penjual baju obralan. Haha. tertawa habis lah tadi pagi. Kemudian saya jadi bagian marketing (keren banget namanya. Hhe.) hasil penjualannya lumayan lah.

Siangnya, saya kembali ke salman dengan badah penuh keringat. Padahal setelah duhur kami ada kegiatan lagi yaitu forum diskusi dengan seorang alumni KARISMA. Aji curang dia pulang dulu untuk mandi dan ganti baju. Saya yang sudah berpakaian cukup rapi hanya tinggal menambah parfum untuk kembali ke kondisi prima. Beliau bernama Joni Gusmali atau yang disapa akrab sebagai uda joni. Maklum karena beliau orang padang. Beliau bekerja sebagai salah satu manager di Garuda Indonesia dan menjelaskan mengenai Garuda E-Cargo, sebuah proyek yang sedang dipimpinnya. Usut punya usut, ternyata beliau yang domisilinya di daerah Bekasi sengaja datang ke Bandung untuk mengisi materi di Karisma. Dan langsung kembali ke bekasi setelah acara selesai. Pengorbanan yang cukup besar jika dilihat dari kesibukan beliau yang cukup padat.

Satu hal yang paling saya ingat dari yang disampaikan beliau ketika membahas tentang maskapai EMIIRATES

“Dalam 2 tahun ini pergilah kalian ke dubai, bareng-bareng lebih seru. Cari tiket murah. Bisa dengan transit dulu ke kuala lumpur, india hingga akhirnya bisa sampai ke sana. Di sana nanti akan kalian temui ada Mall yang mengumandangkan azan tiap waktu shalat. Di indonesia mana ada. Sudah gitu di dalam Mall ada masjid yang besar. Luangkan waktu sekitar 2 bulan untuk menjelajah. Hitung hitung keliling dunia” ujar beliau sebelum menutup sesi sharingnya.

Kisah  hari ini belum berhenti sampai disitu kawan. Sore harinya selepas shalat ashar, kita menggelar tikar di bawah menara salman. Acara berlanjut dengan evaluasi untuk Lembaga Pimpinan Majelis Permusyawaratan Pembina (LPMPP). Cukup banyak masukan yang diberikan, lengkap dengan solusinya. Dan tumpengan menjadi penutup dari kisah hari ini. tumpeng yang dibuat ibunya Yuli enaakk banget (ya iyalah gratis). Banyak pula. Sampai-sampai pesimis untuk menghabiskannya. Tapi akhirnya, habis. What a wonderfull day?! Alhamdulillah.

Foto: Ketum KARISMA 31 ketika berjualan pakaian. membumi banget. 🙂

Advertisements

2 responses

  1. bhahahaha… ada nama sayaa….

    mukamu memang menjual dil….

    😀

    1. hha. masih aja bahas itu. tampang tampang jualan. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: