karena kau adalah pembangun peradaban: wanita

dengan bertambahnya kesempatan memperoleh pendidikan, termasuk wanita, maka semakin ke sini semakin banyak wanita yang memasuki lapangan perkerjaan, untuk ikut berkarir.
namun tampaknya konsekuensi dari hal ini cukup besar, karena harus membagi peran antara karir dan menjadi ibu rumah tangga.

saya sepakat dengan bunda elly risman, bahwa wanita berpendidikan itu seharusnya kembali ke rumah, karena kontribusinya akan berjuta lipat lebih besar daripada ketika dia bekerja.

ya. karena kontribusi wanita bukan sekedar memperoleh penghasilan tambahan bagi keluarga, ataupun dengan dalih memajukan perusahaan.
karena kontribusi sesungguhnya, adalah membangun peradaban .. yang itu dimulai dari rumah.

Advertisements

5 responses

  1. keren ya wanita itu 😀

  2. Iya, perempuan itu enaknya punya bisnis sendiri di rumah, jadi tetap bisa kerja sesuai passion-nya tapi tetap kontribusi aktif juga buat keluarga. bisnisnya nggak harus di rumah sih.

    kalau mereka aktif berorganisasi atau kerja di luar juga gak apa-apa, menurutku, tapi lagi-lagi waktunya harus fleksibel dan tetap mengutamakan keluarga. being high quality freelancer kayaknya cocok deh buat ibu rumah tangga.

    1. yap. kurang lebih seperti itu mbak dhay. terisnpirasi banget sama materi dari bunda elly di fim 12 kemaren.
      jadi kapan? juragan di desa sudah nunggu tuh. 😀

  3. setuju, pendidikan dimulai dari keluarga

  4. wah, Afdil, saya suka sama kutipan ini : “karena kontribusi sesungguhnya, adalah membangun peradaban .. yang itu dimulai dari rumah.” 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: