Bagaimana Orang Hebat Dibentuk?

Tiga tahun belakangan ini saya banyak bertemu orang-orang hebat. Masing-masing dari kita punya definisi orang hebat itu seperti apa. Biasanya kita menganggapnya hebat jika dia bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa kita lakukan. Menurut saya, orang hebat itu adalah orang yang mengenal siapa dirinya, memiliki life plan yang baik, dan keberadaannya dapat memberi manfaat bagi sekitarnya.

Ada seorang yang saya kenal dia sebagai pemimpin dari suatu organisasi, memiliki visi organisasi tersebut mau dibawa kemana, dan besar kecintaannya terhadap orang-orang yang dipimpinnya. Saya kagum. Ada lagi seorang yang dia memiliki life plan yang baik atau bisa dibilang hidupnya penuh dengan perencanaan dan dia bisa mencapai target demi targetnya tidak hanya untuk dunia, tapi juga akhirat. Saya takjub. Ada pula orang yang memiliki public speaking yang baik dan bisa membangun hubungan yang dalam dengan orang lain. Itu juga hebat. Juga beberapa orang yang sudah memiliki karya di usia mudanya, lebih tepatnya semasa kuliahnya, seperti memiliki bisnis, menulis buku, menggagas dan menjadi volunteer di kegiatan sosial, ataupun menikah. Hhe. Ada saja orang-orang seperti itu.

Di tulisan ini, saya tidak ingin berbicara mengenai kehebatan mereka. Bukan mengenai bagaimana cara menjadi seperti mereka. Bukan itu. Tapi yang ingin saya bahas di sini adalah dari mana mereka berasal dan seperti apa mereka dibesarkan. Ya. Awalnya saya berpikir bahwa orang-orang seperti itu dibesarkan dalam lingkungan yang ideal dan kondusif. Memiliki orang tua yang mendidik mereka dengan baik, berkecukupan dari sisi materi dan terfasilitasi dengan baik, ataupun hidup di perkotaan dimana fasilitas dan informasi terpenuhi.

Namun persepsi saya salah.

Ya. Persepsi saya mengenai orang-orang hebat itu dibesarkan di lingkungan yang ideal ternyata salah. Banyak sekali, ketika saya mulai mengenal mereka lebih dalam, ternyata masa lalu mereka tidak seideal dan seindah yang saya persepsikan. Diantara orang-orang hebat yang saya sebutkan di atas, ada yang mereka dibesarkan di keluarga yang memiliki keterbatasan materi, dimana hal itu memotivasi dia untuk berbisnis semasa kuliahnya, untuk menghidupi dirinya. Ada pula yang memiliki permasalahan keluarga, ayah dan ibunya tidak melaksanakan kewajiban sebagai orang tua dengan baik atau bahkan (maaf) broken home, dan hal itu pastinya menimbulkan luka, luka yang bisa mereka jadikan alasan untuk tidak menjadi apa-apa, untuk menjadi seseorang yang biasa-biasa saja. Tapi ternyata tidak seperti itu. Bahkan mereka malah menyeruak dan tampil sebagai seseorang yang diatas rata-rata, menjadi orang-orang yang hebat. Mengungguli orang-orang yang dibesarkan dalam kondisi nyaman.

Dari situ saya belajar, bahwa cerita hidup kita mungkin tidak diawali dengan indah, namun itu tidak menentukan siapa diri kita, bukan alasan untuk kita tidak tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang kita inginkan. Karena kita masih memiliki hari ini, dimana kita bisa tentukan mau menjadi sosok yang seperti apa.

Dari situ saya belajar, bahwa masa lalu yang buruk bisa menjadi hari esok yang baik, bila kita menyikapinya dengan benar. Karena itu adalah pembelajaran, karena itu adalah tempaan, dimana pribadi dan karakter kita dibentuk. Dan kita semua tahu, karakter menentukan masa depan ..

Memar sebelum mekar ..

Garut, 25 Mei 2012

Advertisements

8 responses

  1. parameter hebat untuk si A jg belum tentu hebat untuk si B

    si hebat adalah si (karakter) kuat)! 🙂

  2. Setuju nih, justru keadaan2 yang tidak ideal itu yang mendorong orang2 hebat itu untuk terus move on..:)

  3. memulai dengan keterbatasan.

  4. nampaknya saya tahu org hebat itu.. hehe

  5. Reblogged this on Rangkaian Inspirasi and commented:
    KALAH SEBELUM MENANG!!

  6. desi ayu nur amalia | Reply

    setuju banget,,,,
    Semua kejadian dan cobaan pasti ada hikmahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: