Bogor Trip : Saat Kota Hujan Bercerita

Ahad tanggal 14 Oktober,
Sudah saya tekadkan untuk pergi berkunjung ke bogor, kota tempat kuliah adik saya, Cherish Nurul Ainy. Bagaimana tidak, empat tahun yang lalu, 2008,  kami sama-sama masuk universitas. Saya di Institut Manajemen Telkom, sementara adik saya, di Institut Pertanian Bogor ,namun belum pernah sekalipun saya menjenguknya, pun sampai saya tamat kuliah. Sedangkan adik saya sudah berulang kali ke Bandung. Beruntungnya adik saya adalah adik yang sangat baik hati dan pengertian dengan kakaknya yang (sok) sibuk ini. hehe. Walaupun dia ga bilang langsung, tapi saya tau pasti dia merindukan untuk saya datang ke sana, karena orang tua juga belum pernah ke bogor. Dan akhirnya, dengan berkendara motor dengan seorang teman, saya menyusuri jalur Bandung-Cianjur-Puncak untuk sampai di kota adik saya, Bogor.

Saya bersama seorang teman, Febi Krisnayandi, berangkat pukul 07.00 dari Bandung. Pagi itu jalanan Bandung cukup lenggang. Langit berawan dan udara yang sejuk mengiringi perjalanan kami. Setelah satu setengah jam perjalanan, ketika melewati  Cianjur kami mampir ke rumah seorang sahabat di IM Telkom, teman seperjuangan di organisasi, Keluarga Muslim (GAMUS), yang ternyata saya juga belum pernah berkunjung ke rumahnya (minim sekali silaturahim saya ini. hehe).

Sesampainya di depan rumahnya, ternyata sedang ramai orang yang memakai batik. Ada nikahan. Karena dia tak kunjung keluar isenglah saya mengirimkan pesan singkat

Antum lagi nikahan ya akh? :D”

Dan strategi ini berhasil (hehe), sesaat setelah pesan itu terkirim, dia keluar ke balkon di lantai 2 rumahnya sambil melihat ke bawah. Kemudian saya melambaikan tangan agar dia tau posisi saya, sambil tersenyum penuh kemenangan 🙂 . Awalnya yang hanya niat untuk mampir sebentar, akhirnya jadi lama. Sarapan, ngobrol, bahkan sampai nonton bareng film dragon ball (mengenang masa anak-anak). Pas silaturahim ke rumahnya, baru tau kalo dia sedang dalam tahap penyembuhan, setelah jatuh dari motor beberapa hari sebelumnya, namun sudah jauh lebih sehat.
Kemudian sekitar jam 10.45 kami pamitan dan melanjutkan perjalanan.

di depan rumah adi

Rute perjalanan  kami berikutnya adalah puncak. Sempat sedikit bingung ketika melewati dalam kota cianjur, banyak persimpangan, namun dalam perjalanannya tiba tiba ada dua orang yang mengendarai motor besar menghampiri kami.

wah bakal ada masalah nih” pikir saya.
kemudian salah seorang dari pengendara motor itu membuka kaca helm dan menyapa
hai bro ..

Ternyata dia adalah ketua suatu komunitas motor yang Febi ikuti. Ya. teman saya ini memang aktif dalam suatu kegiatan klub motor. Kemudian kami berganti formasi motor. Saya ganti bonceng ke salah satu motor besar itu, dan perjalanan kami lanjutkan. Perjalanan semakin cepat karena namanya juga motor besar jadi ga enak kalo jalannya pelan (ngebut), bahkan serasa yang jadi punya jalan. Haha. menarik sekali.

Kemudian sampai di puncak kami berpisah dengan dua orang pengendara motor besar tersebut, saya kembali bonceng ke motor Febi.

Thanks bro..” ucap kami.

Tidak lama berselang, kami sampai di masjid yang berada di daerah puncak, masjid At-Taawun. Masjid ini sangat terkenal di daerah itu, dan selalu ramai pengunjung. Lokasinya yang strategis dan memiliki view yang indah ke arah kota Bogor menjadi daya tarik masjid ini, tidak hanya untuk sholat tapi juga sebagai tempat rekreasi. Kami berhenti sejenak untuk melaksanakan sholat Dhuhur. Ketika wudhu, airnya dingin, namun suasana berubah menjadi hangat ketika memasuki ruang utama masjid. Arsitekturnya minimalis dengan lantai dan beberapa ornamen dari kayu, dan saya suka sekali karpetnya yang berwarna merah: lembut dan hangat.

pelataran masjid At Taawun

pesan di pagar masjid

Pukul 13.00 kami kembali melanjutkan perjalanan. Walaupun sebenarnya masih ingin lebih lama disana. Hehe.  Ganti saya yang menyetir. Saat itu jalanan daerah puncak mengalami antrean (macet) yang panjang menuju arah Bogor. Nah disini menariknya naek motor, karena kami bisa menerobos kerumunan mobil yang mengantre ke arah bogor. Pukul 14.30 kami sampai di kota bogor. Saat menuju ke arah IPB, kami melihat beberapa orang yang memberi makan rusa dari balik pagar, di kebun raya Bogor.

Oh ini toh yang namanya kebun raya Bogor“, ucap saya.

Terlihat pula ada beberapa anak kecil yang takut takut berani saat mencoba memberi makan rusa dari balik pagar. Juga ada beberapa pedagang yang sesekali tampak menawarkan makanan ke pada pengunjung, makanan untuk diberikan kepada rusa-rusa tadi.

Butuh sekitar 30 menit dari pusat kota bogor untuk sampai di kampus IPB di daerah Dramaga. Tepat pukul 15.00 kami sampai dan langsung menuju Masjid Al-Hurriyah untuk menunaikan shalat ashar. Masjidnya cukup luas, dengan lantai kayu dan tiang-tian besar berwarna biru yang saling menyilang untuk menopang atapnya. Sekilas bentuk ruang utamanya mirip dengan masjid salman ITB. Dengan ruang utama dikelilingi pintu kayu yang bisa dibuka tutup, sehingga apabila di buka ruang utama langsung terhubung dengan teras dan menambah luas masjid.  Saat itu masjid cukup ramai, padahal hari ahad. Tampak juga beberapa mahasiswa yang membentuk kelompok-kelompok diskusi kecil di teras masjid. Selesai sholat kami tiduran sebentar (capek) sambil menunggu adik saya datang menjemput.

suasana di dalam Al Hurriyah

Tidak selang beberapa lama, adik saya datang, waah, terasa lama sekali sudah tidak bertemu. Teringat terakhir bertemu ketika saya mengantarnya ke terminal Leuwi Panjang Bandung untuk pulang ke Bogor, sekitar dua bulan lalu. Tampak dia lebih cantik. Hehe. :D. Dia datang bersama teman satu kosnya, epoi (lupa nama aslinya).

Beberapa saat kemudian juga datang seorang teman yang saya kenal di Forum Indonesia Muda (FIM), namanya Aldian Farabi (Alfa), , seorang pujangga kalo saya bilang, karena dia suka membuat puisi, yang dengan keahliannya itu mengantarkan kelompok kami (Jong Bali Nusa Tenggara) memenangkan acara api ekspresi di FIM 11. Sesuatu banget. Hehe.

Setelah berdiskusi sejenak, juga diburu langit yang tampak akan menurunkan hujan, kami memutuskan untuk pergi ke Rumah Belajar (Rumbel) FIM HORE dengan dipandu oleh Alfa sang pujangga :D. Rumbel adalah tempat dimana anak-anak warga dapat bermain dan belajar bersama. Sedangkan FIM HORE adalah sebutan untuk anak-anak FIM regional Bogor. Saya sendiri regional Bandung, yang namanya FIM KECE, yang juga memiliki Rumbel di daerah Cisitu. Rumbel FIM HORE berupa sebuah rumah kontrakan dengan 3 buah kamar, sebuah dapur dan satu ruang tamu yang memanjang yang dipergunakan untuk tempat belajar anak-anak. Arin, Ichi, seorang lagi (lupa namanya) tinggal di rumbel. Salut sekali mendengar perjuangan mereka dalam mendirikan Rumbel ini.  Saat sosialisasi door to door ke rumah warga sekitar, mengenai program di rumbel untuk anak-anak mereka. Tidak mudah. Ada saja opini negatif yang timbul.  Belum lagi urusan mencari dana dan sponsor. Namun seiring berjalannya waktu, warga mulai merasakan manfaat keberadaan rumbel ini, sekitar 30-50 anak anak yang mengikuti kegiatan di rumbel. Sampai over load :). Belajar mengaji, belajar ketrampilan, games outbound adalah beberapa diantara kegiatan di rumbel tsb. Yang paling membuat kagum, saya mengerti betul mereka adalah orang-orang yang sibuk dengan segudang aktivitasnya, namun tetap meluangkan waktu untuk aktivitasnya di rumbel, memberi manfaat untuk warga sekitar. semoga istiqomah ..

bareng kakak pengurus rumbel: alfa, arin

afdil, febi, alfa, epoi, cherish

Pukul 17.00 kami berniat pamit dari rumbel. Namun saat itu tiba-tiba hujan deras turun. Tampaknya belum boleh pamit pulang. Hehe. ngobrol lagi lah jadinya. Setelah 15 menitan hujan pun reda dan kami pun beranjak dari rumbel.

Setelah dari rumbel kami menuju kontrakan teman SMA saya, yang juga satu angkatan dengan adik saya di ARL 45, Amin namanya. Sedangkan mereka menyebut nama kontrakannya dengan MAHOS, unik sekali. Saya tak bisa menahan tawa ketika mengetahui kepanjangannya. Haha. intinya rumah ini jadi markas, tempat ARL 45 kumpul-kumpul.  Awalnya saya mengajak kenapa ga ke tempat adek saya aja, tapi belakangan saya tau kalo aturan di tempat kosnya cukup tegas. Laki-laki dilarang masuk. Mantap. ^^

Setelah ishoma (istirahat, sholat, makan), dan ngobrol beberapa hal, kami masuk ke agenda utama. Ya. Saya datang ke Bogor untuk melakukan sesuatu yang saya dan adek sudah rencanakan sebelumnya, terkait beberapa waktu ke depan adalah hari spesial bagi seseorang yang sangat kami cintai, seseorang yang sangat spesial dalam hidup kami. Oleh karenanya kami juga ingin memberikan kado spesial, mungkin hal kecil, tapi semoga bisa berarti besar. Saya juga baru menyadari, seringkali feel free dan tanpa beban untuk memberi surprise untuk kawan atau sahabat, tapi terkadang merasa berat untuk memberi something special untuk keluarga. Bentuknya apakah itu? sabar ya, akhir bulan ini akan direlease, bertepatan dengan hari spesial itu. 😀 hehe.

Waktu sudah menunjukkan pukul 21.00. Agenda utamanya juga akhirnya kelar . Tibalah saatnya untuk pamit pulang ke Bandung. Sebenarnya masih pengen lebih lama bareng adek, sedangkan nginep ga bisa karena senin pagi ada jadwal kuliah, saat itu sudah kondisi mata juga sudah ngantuk beraat.  Akhirnya saya dan febi putuskan untuk tiduran sebentar sekedar syarat melepas kantuk. Tepat pukul 22.00,  akhirnya kami pamitan pulang. Adik saya kelihatan sedikit ga rela, melihat kondisi kami yang sudah cukup lelah. Khawatir. mungkin juga masih belum selesai kangennya. hehe. 🙂

Dengan segenap tenaga yang tersisa kami kembali menempuh perjalanan kurang lebih 140 km Bogor-Bandung. Di tengah perjalanan pulang kami kembali mampir ke Masjid At-Taawun untuk sholat Isya dan sejenak menikmati kerlap-kerlip lampu kota Bogor.  Saat itu pukul 23.30 dan masih ramai orang di sekitar masjid. Berkah. 🙂 Dan akhirnya, kami tiba di Bandung pukul 1.30 dengan lancar dan selamat. What a nice day? ^^

“kenangilah perjalanan hidupmu, karena selalu ada pelajaran dalam setiap episodenya”

Advertisements

One response

  1. asiik..ada nama ichi di situ 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: