Tag Archives: perjalanan

Mengatasi Ego

Pagi ini dimulai dengan keisengan membaca catatan-catatan lama yang saya tulis di ms. one note. Beberapa waktu lalu saya pindahkan data one note dari laptop ke sky drive sehingga saya bisa akses datanya dari mobile device.

Catatan yang menarik perhatian saya, adalah  catatan yang saya tulis di akhir tahun 2013, yang tema besarnya tentang suka duka pertama kali bekerja. Tentang seorang freshgraduate yang merasa sudah menjadi jagoan dari kampus, namun babak belur ketika pertama kali bekerja. Hehe.

Saya masih ingat betul ‘shock terapi’ yang dirasakan saat itu ketika ternyata standar perusahaan (kinerja, disiplin, endurance, under pressure, dll) berada jauh di atas standar saya. Maka tidak heran jika saat itu saya stressfull, sampai turun 3 kg di sebulan pertama. 3 kg yang sangat berarti, yang membuat badan saya menjadi terlihat semakin kurus.

Tidak terasa, sudah hampir 1.5 tahun saya bekerja. Saya sendiri merasa mengalami banyak perubahan, mulai mengerti bagaimana mindset profesional, saya juga sudah bisa mengatasi beberapa kekurangan yang yang dimiliki saat menjadi freshgraduate. Berat badan saya juga naek 15 kg. hehe.

Namun setelah saya renungkan, hal terpenting yang berhasil saya capai, adalah mengalahkan rasa ego. Ya, ego. Sejujurnya itulah yang paling sulit. Ketika diberikan suatu tugas, suatu pekerjaan, yang menurut saya terkadang levelnya jauh dibawah standar saya. Seringkali ada rasa enggan, yang berujung pada pengerjaan  seadanya, dan hasil yang tidak memuaskan. Hal ini beberapa kali terjadi. Apalagi secara bawah sadar masih membawa atribut yang saya bawa dari semasa kuliah dulu, mahasiswa berprestasi juga gelar post graduated yang cukup memupuk  ego dan ‘harga diri’ saya.

Kemudian pelan-pelan mulai saya mengerti, bahwa saat itu saya melihat kemampuan saya dari apa yang saya pikir saya mampu lakukan, sedangkan orang lain melihat dari apa yang sudah saya berhasil kerjakan. Ada gap disitu.

Ketika saya membayangkan sebuah pekerjaan yang besar, yang keren, inspiring, tapi di sisi lain saya tidak berhasil mengerjakan pekerjaan-pekerjaaan kecil  yang menjadi jalan menuju pekerjaan besar tsb. Bukankah itu sebuah kelucuan?

Maka pelajaran yang bisa diambil, kerjakan yang menjadi tugas kita dengan sebaik-baiknya, apapun itu, pun itu hanya bagian kecil dari sebuah pekerjaan besar. Karena keberhasilan kita atas tugas-tugas kecil itu, menjadi modal untuk kita mengerjakan hal yang nantinya lebih besar.

Dan satu lagi yang tidak kalah penting, bersabar menjalani prosesnya.

Pematang Siantar, 11 April 2015.

Advertisements

Bogor Trip : Saat Kota Hujan Bercerita

Ahad tanggal 14 Oktober,
Sudah saya tekadkan untuk pergi berkunjung ke bogor, kota tempat kuliah adik saya, Cherish Nurul Ainy. Bagaimana tidak, empat tahun yang lalu, 2008,  kami sama-sama masuk universitas. Saya di Institut Manajemen Telkom, sementara adik saya, di Institut Pertanian Bogor ,namun belum pernah sekalipun saya menjenguknya, pun sampai saya tamat kuliah. Sedangkan adik saya sudah berulang kali ke Bandung. Beruntungnya Continue reading →